Sesuai dengan Undang – Undang No. 20/2003 Sistem Pendidikan Nasional yang dijabarkan ke dalam Kurikulum Pendidikan Sarjana Kebidanan Indonesia, Program Studi Pendidikan Bidan merupakan salah satu bagian dari lembaga pendidikan Universitas yang menyelenggarakan program pendidikan akademik dan profesi. Pada program akademik, diarahkan untuk menghasilkan sarjana kebidanan yang mampu melakukan penelitian sebagai salah satu  peran dalam disiplin ilmunya. Peserta didik dituntut untuk dapat meningkatkan keilmuan melalui jalur penelitian dan pengembangannya.

Berdasarkan  standar kompetensi lulusan Sarjana Kebidanan, setiap Institusi Pendidikan Sarjana Kebidanan, wajib mengajarkan prinsip metode ilmiah dan pengembangan ilmu kebidanan berbasis fakta, termasuk berpikir skeptis, kritis, analitis dan inovatif yang diterapkan dalam kurikulum. Kurikulum harus mencakup materi dan strategi pembelajaran untuk melatih mahasiswa dalam berpikir ilmiah, memberikan dasar proses penelitian yang benar kepada mahasiswa, dan dapat menjadi upaya pemecahan masalah kesehatan  masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Oleh sebab itu, Program Studi Pendidikan Bidan telah mewajibkan adanya tugas akhir penelitian (skripsi) sebagai syarat lulus jenjang sarjana. Ketentuan tersebut mulai berlaku sejak mahasiswa calon sarjana angkatan pertama (tahun 2011).

Selain itu, berdasarkan Surat Edaran Dikti No. 152/E/T/2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah bagi lulusan S1/ S2/ S3, maka sebagai upaya untuk menindaklanjuti Surat Edaran tersebut maka Universitas Airlangga mengeluarkan peraturan rektor Nomor 4/UN3/PR/2013 tentang publikasi ilmiah. Dalam peraturan tersebut tercantum pasal 4 yang menjelaskan setiap hasil penelitian mahasiswa jenjang S1,S2 dan S3 wajib untuk disebarluaskan kecuali hasil penelitian yang bersifat rahasia, mengganggu, dan/atau membahayakan kepentingan umum. Selanjutnya jika pasal 4 tidak terlaksana maka dijelaskan di pasal 7 yang menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang tidak menyelesaikan proses pembelajaran dan tanggung jawab akademik yang dimaksud pada pasal 4 maka akan mengakibatkan sanksi akademik yang ditetapkan oleh universitas berupa penundaan wisuda. Atas dasar itulah maka Program Studi Pendidikan Bidan Universitas Airlangga mulai tahun 2013 diberlakukan ketentuan untuk lulusan program sarjana dan profesi bidan harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.