Mahasiswa Program Sarjana Kebidanan menggunakan laboratorium di lingkungan FK Unair dan laboratorium Simulasi dan IPE (Interprofessional Education) di RS Universitas Airlangga. Laboratorium di lingkungan FK Unair meliputi laboratorium dasar yang digunakan bersama dengan mahasiswa Program Pendidikan Dokter FK Unair antara lain laboratorium biokimia, laboratorium faal, laboratorium mikrobiologi, laboratorium patologi anatomi, dan laboratorium patologi klinik. Laboratorium tersebut memiliki luas 372,61 m2 untuk 330 mahasiswa S1 Bidan dengan ratio 0,99 m2/mahasiswa. Angka ini telah melebihi standar UNESCO yaitu 0,7 m2/mahasiswa. (KKI, 2006: Standar Pendidikan Profesi Dokter). Laboratorium kebidanan digunakan dalam pembelajaran asuhan kebidanan meliputi pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, reproduksi dan kontrasepsi, bayi balita dan anak. Sedangkan laboratorium di RS Universitas Airlangga digunakan untuk simulasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal serta pembelajaran interprofesional antara mahasiswa bidan, perawat, dokter umum, dan PPDS. Fasilitas yang ada dalam laboratorium meliputi phantom dan alat penunjang lainnya selalu di up date secara berkala sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.